Polda Stop Kasus Dugaan Ijazah Palsu

oleh

ijazah 2Polda Jabar hentikan penyidikan kasus dugaan ijazah palsu terhadap terlapor Bupati Imas Aryumningsih. Surat penghentian penyidikan tersebut tertuang dalam Surat Ketetapan No SP Tap 1379/XII/2017/Ditreskrim Um tentang Penghentian Penyidikan Tertanggal Desember 2017. Telah ditandatangani oleh Penyidik Kombes Pol Umar Surya Fana.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa, surat ketetapan penghentian penyidikan berdasarkan hasil gelar perkara pada hari Jumat, 29 Desember 2017 di Polda Jabar atas terlapor Imas Aryumningsih.

Dan secara otomatis juga, Polda Jabar memberitahukan penghentian kasus kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Selain membuat surat ketetapan penghentian penyidikan, Polda Jabar juga menyampaikan hasil akhir perkembangan penyidikan tersebut kepada pelapor , Warlan melalui surat No B/1160/XII/2017/Dit Reskrim Um.

sebagai dasar pertimbangan pemberhentian kasus tersebut, dalam perkara ini pelapor hanya memberikan hanya memberkan bukti berupa perbandingan foto copy ijazah dan tidak ada penjelasan dari lembaga yang berwenang bahwa ijazah atas nama Imas Sulaeman diduga palsu.

Dan ada pertimbangan lain untuk menghentikan kasus tersebut. Yaitu, Permendikbud No 14 tahun 2017 tetang ijazah dan sertipikat hasil ujian nasional. Penyidik juga merujuk kepada Permendikbud NO 29 tahun 2014 tentang pengesahan Fotocoy ijazah.

selain itu, polisi juga sudah melakukan pemeriksaan labolatorium ijazah atas nama Imas Sulaeman dan pembanding atas nama Mulyati Rahadi, Entin Siti Kuraesin, Radiana, dan Muhammad Echru Muhtar, hasilnya identik. Kemudian penyidik mempertimbangkan pula pendapat dari para ahli.

Pengacara pelapor, Endang Supriadi membenarkan adanya surat SP3 tadi Polda Jabar. Dirinyapun sudah berkoordinasi dengan pihak pelapor, Warlan untuk melakukan penelaahan.

“Iya sudah diterima (surat sp3) tadi sore. Saya sudah koordinasi dengan saudara Warlan. Besok (hari ini, red) kita akan diskusi dulu, apa langkah selanjutnya.” ujar Endang, tadi malam. [jpteam]