Pemilik PO Bus Budiman Tutup Usia

oleh
PEMILIK bus PO Budiman, H. Saleh Budiman meninggal dunia di RS Borromeus Kota Bandung, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 12.35 WIB. Saleh meninggal di usia 88 tahun. Sebelum meninggal ia sempat dikabarkan sakit.
Dari penelusuran, meski telah menjadi pengusaha yang sukses, Saleh Budiman dikenal sebagai orang yang bersahaja. Ia berhasil mengurus perusahaan ini hingga diteruskan oleh anaknya. Meskipun usianya sudah lebih dari 80 tahun, Saleh masih setia untuk mengurus bus-busnya.
Dikenal sebagai raja jalanan, tidak membuat Saleh Budiman tinggi hati, meskipun sebagai pemilik Perusahaan Otobus tetapi tempat kerja beliau tidak memiliki ruangan mewah seperti pejabat. Bahkan atap kantornya terbuat dari asbes. Tak ber AC lagi, sehingga kalau hari menjelang siang terpaksa kepanasan. Mejanya pun sederhana terbuat dari kayu biasa yang berserakan tumpukan data bus. Kertas itu berisi catatan data 1.000 trayek termasuk para sopir. Begitu pun dengan penampilan Saleh Budiman, sederhana. Bahkan lebih gagah para sopir dan kondekturnya.
Keseharian Saleh Budiman memang penuh dengan kesederhanaan. Para crew bus sering menjumpai raja transportasi ini makan beralasakan daun pisang. Saleh Budiman pun menolak makan di restoran mewah. “Makan di rumah makan mewah itu kurang nikmat. Lebih nikmat berkumpul bersama sopir dan mekanik.
Kepada para sopir dan pekerja H Soleh mengatakan “keberhasilan PO Budiman karena berawala dari keprihatinan” katanya dalam sebuah wawancara.
Keberhasilan H Soleh mengelola usaha transportasi ternyata bukan didapat dengan mudah. Harus dengan perjuangan dan pengorbanan. PO Budiman berdiri tahun 1990. Awalnya hanya beberapa bus saja yang melayani trayek seputar Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis. Berkat manajemen yang baik PO Budiman berkembang pesat. Apalagi saat H Dede Sudrajat turun langsung membenahi pelayanan. Bus yang tua diganti. Tarif transparan dan murah. Para penumpang pun dijamu dengan snack dan air mineral. Dan awak PO Bus Budiman dilarang menaikan dan menurunkan penumpang selain di agen dan terminal. (JP)