Ayah Tiri Kerap Cabuli Dan Setubuhi Anak Tiri Di Bawah Umur, Terancam Pasal UU PPA Dan Pidana

oleh

30120720_473144549769924_948112102_nKasus pencabulan terjadi lagi di Subang. Kali ini dilakukan oleh tersangka KW, 44 tahun, warga kampung Gunung Tua Rt. 003/004 Desa Gunung Tua Kecamatan Cijambe. KW ditangkap di rumah korban di Kampung Gunung Tua pada hari Kamis tanggal 20 oktober 2018 jam 23.00 WIB. Awal mula terjadinya penangkapan ini dari laporan warga dan pihak keluarga korban. Mereka melihat perubahan di prilaku korban yang menjadi pendiam dan pemurung. Setelah diadakan penyelidikan kasusnya, Polres Subang melakukan penangkapan kepada tersangka yang ternyata adalah bekas ayah tiri korban.

Kronologis kejadian itu bermula saat KW menyuruh MY pindah tidur ke kamar milik tersangka untuk menemani tidur GS (adik korban). Setelah korban berada di kamar tersangka selanjutnya korban disetubuhi oleh tersangka dengan cara kekerasan terlebih dahulu.

Kejadian pencabulan dan perkosaan itu tidak dilakukan sekali. Tapi berlangsung dari bulan Oktober 2016 sampai dengan bulan desember 2017 tersangka telah menyetubuhi korban sebanyak enam kali. Itu menurut pengakuan tersangka. Tapi lain lagi menurut pengakuan korban, My yang baru berumur 16 tahun ini mengaku sudah disetubuhi oleh KW sebanyak 10 kali. Hingga KW sudah berpisah dengan Ibu MY dan IBu korban kemudian bekerja di Bandung, KW masih sering berkunjung ke rumah korban dan lagi-lagi memperkosanya. Terakhir pada hari selasa tanggal 5 Januari 2018 sekira jam 24.00 WIB, perbuatan KW tertangkap basah oleh EM, nenek korban yang notabene bekas mertua KW. KW tertangkap basah ketika sedang menyetubuhi MY.

“Tersangka ini sudah berpisah setahun yang lalu dengan istrinya yang notabene ibu korban. Tapi dengan alasan menjenguk anaknya, tersangka masih sering bertandang ke rumah korban sementara Ibu korban sedang bekerja di Bandung. Disitulah terulang lagi pencabulan dan pemerkosaan kepada MY. Mula-mula dipaksa, lalu dengan sering diiming-imingi hadiah atau uang” terang AKBP Muhammad Joni dalam Press Konperence dengan wartawan.

Penangkapan KW atas dasar pelaporan dari keluargsa korban tersebut menjadikan KW tersangka pencabulan dan menyetubuhi  anak di bawah umur dan dijerat dengan pelanggaran dan UU perlindungan anak yaitu  pasal 81 ayat 1, 2 dan 3 dan pasal 82 ayat 12 jo pasal 76E UURI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman 5 – 15 tahun penjara. Karena tersangka merupakan ayah tiri korban hukumannya ditambah sepertiga bagian lagi. Tersangka di tangkap berikut bakarng bukti ketika tertangkap tangan di Tempat kejadian Perkara. ( Ratna Ning/JP)