Google Bantu Cegah Penyebaran Covid-19 Dengan Cara Ini

by
Google
Google

JAKARTA, JPOL – Pandemi Corona membuat banyak pemerintah di berbagai negara menyarankan warganya untuk tidak keluar rumah. bahkan ada yang sampai melakukan karantina terhadap wilayahnya. Perusahaan mesin pencari raksasa Google sepertinya ingin membantu pemerintah untuk mengetahui apakah anjuran pemerintah tersebut diikuti oleh warganya atau tidak.

Caranya adalah dengan merilis COVID-19 Community Mobility Reports, yang merupakan laporan pergerakan, yang datanya dikumpulkan dari data lokasi di ponsel milik pengguna, demikian dikutip dari laman TheVergevia detikINET baru-baru ini.

Perlu diingat, laporan ini hanya dikumpulkan dari pengguna yang memilih untuk ‘menyerahkan’ location history-nya ke Google. Lalu datanya pun merupakan hasil kumulatif dan dibandingkan dengan data lokasi pada akhir Januari lalu.
Advertisement

Maksudnya kumulatif di sini adalah Google hanya memperlihatkan penurunan dan peningkatan jumlah orang yang berada di lokasi-lokasi tertentu, seperti tempat pertokoan, restoran, apotek, taman, stasiun/halte untuk transportasi publik, dan perumahan.

“Di Google Maps, kami menggunakan data agregasi dan anonim untuk menunjukkan seberapa penuh sebuah tempat, untuk membantu mengidentifikasi kapan sebuah tempat itu paling penuh. Kami mendengar data semacam ini bisa membantu petugas medis untuk memerangi COVID-19,” tulis Google dalam postingan blognya.

Untuk di Indonesia misalnya, pada laporan tertanggal 29 Maret lalu, terjadi penurunan sebesar 47% di pertokoan, restoran, dan sejenisnya. Lalu di tempat transportasi umum, penurunan yang terjadi adalah 54%, dan penurunan pergerakan pengguna di tempat kerja adalah 15%. Sementara ada peningkatan pergerakan sebesar 15% di area perumahan.

Laporan ini adalah jawaban Google untuk permintaan dari banyak pemerintahan untuk membantu menghadapi penyebaran virus corona. Dalam hal ini adalah data pergerakan pengguna.

Google pun mengaku tengah mempertimbangkan data lokasinya untuk memperlihatkan seberapa penuh sebuah rumah sakit atau fasilitas medis lainnya. Namun data lokasi dari Google ini memang tak bisa membedakan antara pekerja medis, pasien, ataupun pengunjung. Jadi mungkin data ini tak terlalu berguna.

COVID-19 Community Mobility Reports ini adalah bagian dari laman khusus COVID-19 milik Google dan bisa diakses di sini. https://www.google.com/covid19/mobility/

Sumber: detikINET / Foto: Arnd WIegmann/Reuters