Jawaban PLN Terkait Kenaikan Tarif Listrik yang Terkesan Diam-diam

oleh
Petugas PLN mengganti meteran listrik di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Rabu (15/5/2019). Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

JPOL – Pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) buka suara terkait tuduhan curang karena tagihan listrik masyarakat membengkak tiba-tiba di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan PLN adalah perusahaan BUMN yang setiap laporannya harus diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Juga ada pengawasan dari BPK Provinsi. Karenanya, tidak mungkin pihaknya menaikkan tarif diam-diam.

“Terhadap tuduhan PLN curang dan menaikkan tarif diam-diam, Kami diawasi secara internal maupun eksternal. Jadi dalam hal tarif listrik, kami tidak mungkin dan tidak bisa melakukan kebijakan semena-mena,” kata Zulkifli keterangan resmi yang diterima pada Sabtu (9/5/2020).

Zulkifli mengatakan, keluhan kenaikan tarif listrik pada bulan Mei yang disampaikan sebagian pelanggan, akar masalahnya terjadi ketika diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Maret.

Ketika itu diberlakukan, petugas PLN yang biasa mencatat meteran listrik tidak dapat bekerja atau melakukan pencatatan meteran kepada sebagian pelanggan.

Sumber: KompasTV