AKUR: Validitas Data Penting

by
Wakil Bupati Kabupaten Subang, Agus Masykur Rosyadi (AKUR,red) Meminta para Pendamping PKH meningkatkan kinerja

Subang, JPOL- Validitas data penerima bantuan sosial sangat penting, karenanya, pendamping program keluarga harapan (PPKH,red) diminta untuk terus meningkatkan kinerja. hal tesebut dingkapkan Wakil Bupati Kabupaten Subang, Agus Masykur Rosyadi (AKUR,red), saat dilaksanakan Halal bi Halal di Aula Dinas Sosial Jl. DI Panjaitan Subang, Senin (6/7/2020).

“Kami sampaikan terimakasih kepada mereka yang dengan sungguh-sungguh dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya. Terlebih pada saat realisasi bantuan sosial terdampak Covid-19. Namun begitu, saya meminta para pendamping meningkatkan kinerja. Terlebih pada pendataan daftar calon penerima bantuan sosial, khususnya masalah verifikasi, harus lebih ditingkatkan lagi, sehingga data menjadi valid,” ujar AKUR.

Menurut AKUR, kerja para Pendamping dilapangan, agar bekerjasama dengan para kepala desa setempat, sehingga validasi data penerima bantuan sosial lebih baik lagi. “Agar yang layak dibantu, dibantu. Dan yang tidak layak dibantu, nantinya akan mendapatkan “sanksi sosial” dengan kita melakukan labelisasi ditiap rumah penerima bantuan sosial,”tambah AKUR.

Terkait dengan adanya Graduasi penerima bantuan sosial, menurut AKUR, di Subang sedikitnya ada tiga ribu keluarga penerima manfaat (KPM,red) yang sudh terlepas dari PKH. tapi, menurut AKUR, masih ada sedikitnya 50 ribu keluarga yang layak menerima PKH, namun belum terdata.

“Karenanya kita usulkan kembali yang 50 ribu kepala keluarga, yang layak untuk mendapatkan bantuan sosial,”ujar AKUR.

Pada kesempatan lain, salah seorang Koordinator pendamping PKH Kabupaten Subang, Ahmad Basuni mengatakan, titik keberhasilan dari program PKH itu adalah dengan terjadinya graduasi mandiri atau warga peneriman manfaat secara sukarela mengudurkan diri dari penerima manfaat.

“Harus dibuat atau dibuktikan dengan pernyatan yang dibuat oleh penerima manfaat tersebut,”ujarnya.

Basuni menegaskan, peran PKH bukan saja pada wilayah pendataan dari mulai validasi, pemutakhiran dan verifikasi tapi juga melakukan pendampingan terhadap keluarga penerima manfaat (KPM,red).

“Pendampingan terhadap keluarga penerima manfaat, mulai dari pendidikan anak, kesehatan dan ekonomi, hingga pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan IPM. Alhamdulillah sampai hari ini sudah ada 3.600 kepala keluarga yang graduasi mandiri,”tambah Basuni.

Halal bi halal tersebut, dihadiri puluhan Pendamping PKH dari zona Selatan, Tengah dan zona Utara. Selain Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, hadir juga Kepala Dinsos Deden Hendriana, dan Ketua DPRD Subang Narca Sukanda.

Penulis: @agusekoms