Innalillahi! Jubir Gugus Tugas Covid-19 Meninggal Dunia Karena Corona

by
Dokter Arifin Sinaga jubir gugus tugas Covid-19 di Medan yang meninggal akibat virus corona. (TribunMedan.com)

JPOL – Viral kabar jubir gugus tugas Covid-19 meninggal dunia akibat terpapar virus corona ternyata benar adanya.

Seorang jubir gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Langkat, Medan, Sumatera Utara dikabarkan meninggal dunia setelah terpapar virus corona.

Jubir gugus tugas Covid-19 yang gugur akibat terpapar virus corona tersebut tak lain adalah dr Arifin Sinaga.

Sehari-hari dr Arifin Sinaga diketahui bertugas sebagai jubir gugus tugas Covid-19 di Bumi Betuah.

Wajahnya pun seolah tak asing bagi warga Bumi Betuah yang setiap hari menyaksikan dr Arifin Sinaga menyampaikan perkembangan virus corona di daerah tersebut.

Dokter Arifin Sinaga dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Adam Malik, Rabu (29/7/2020) malam.

Dokter Arifin Sinaga menghembuskan napas terakhir, setelah berjuang melawan Covid-19 di RS rujukan di Medan.

Kabar ini dibenarkan Kabid Informasi Kominfo Langkat, M Faisal yang dikonfirmasi Tribun Medan melalui pesan singkat via Whatsapp.

Ia juga membenarkan kabar bahwa dr Arifin Sinaga terpapar Covid-19.

“Ya betul. Beliau mengembuskan napas terakhir di RS Adam Malik. Tadi udah konfirmasi juga dengan dr Juliani.

Kasusnya yang menangani tim Covid-19 Pemko Medan, karena almarhum penduduk Medan,” jelas M Faisal.

Sementara itu, kekosongan jabatan jubir Tim Gugus Covid-19 Langkat ke depan sudah diisi.

Adalah dr Juliani yang akan melanjutkan tugas almarhum dr Arifin Sinaga menyampaikan informasi resmi Covid-19 di Kabupaten yang memiliki 23 kecamatan ini.

Rekor Kasus Baru Covid-19 di Sumut

Sementara itu, rekor penyebaran kasus covid-19 di Sumatera Utara kembali terpecahkan pada hari ini, Rabu (29/07/2020).

Dalam sehari tercatat bertambah 241 pasien Covid-19 di Sumut.

Angka itu merupakan yang tertinggi selama wabah virus Corona masuk ke wilayah Sumut.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan bahwa total pasien terpapar virus Corona berjumlah 3.759 orang di Sumut hingga Rabu (29/7/2020) pukul 16.00 WIB.

“Update data Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 29 Juli 2020, pasien konfirmasi bertambah 241 kasus baru dengan total berjumlah 3.759 orang,” ungkapnya.

Angka positif terkonfirmasi Covid-19 tersebut hasil pemeriksaan 21.660 spesimen sampel yang telah diuji di laboratorium.

Adapun sampel yang diuji untuk hari ini tercatat 429 orang.

Peningkatan juga terjadi pada pasien sembuh dari virus corona yaitu bertambah sebanyak 31 orang.

“Pasien sembuh total menjadi 980 orang. Sementara pasien meninggal dunia akibat positif virus corona bertambah 3 orang menjadi 186 orang,” tutur Whiko.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak 15 orang dalam sehari.

“Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 444 orang,” ungkap Whiko

Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

Data Nasional

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali memberikan informasi terbaru mengenai jumlah kasus dan pasien yang diakibatkan virus corona itu.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 hingga Rabu (29/7/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan 2.381 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 kini mencapai 104.432 orang.

Informasi tersebut disampaikan Satgas Covid-19 melalui situs Covid19.go.id, yang diakses pada Rabu sore.

Data memperlihatkan bahwa masih terjadi penularan virus corona di masyarakat, sejak diumumkannya pasien pertama Covid-19 pada 2 Maret 2020.

Jumlah ini juga tercatat sebagai penambahan kasus baru tertinggi kedua.

Pencatatan tertinggi masih pada 9 Juli 2020 dengan 2.657 kasus baru.

Sebagai informasi, 2.381 kasus baru itu diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 30.261 spesimen dari 17.859 orang yang diambil sampelnya.

Total, pemerintah sudah menguji 1.447.583 spesimen dari 841.027 orang yang diambil sampelnya dalam sehari.

Dengan catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan lebih dari satu kali.

Dalam data yang sama, diketahui ada penambahan 1.599 pasien Covid-19 yang sembuh.

Mereka dianggap sembuh setelah dua kali pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona.

Dengan demikian, total pasien yang dinyatakan sembuh kini mencapai 62.138 orang.

Namun, Satgas Covid-19 juga menyampaikan kabar duka dengan bertambahnya pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Pada periode 28-29 Juli 2020, ada penambahan 74 pasien Covid-19 yang tutup usia.

Dengan demikian, total pasien yang meninggal setelah terpapar Covid-19 ada 4.975 orang.

Adapun saat ini diketahui masih ada 37.319 pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan.

Sedangkan orang yang saat ini berstatus suspek ada 57.393 orang.

Kasus Covid-19 saat ini sudah tercatat di semua provinsi atau 34 provinsi di Tanah Air, dari Aceh hingga Papua.

Secara rinci, sudah ada 473 kabupaten/kota dari 34 provinsi yang terdampak penularan virus corona.

Jumlah ini tercatat bertambah dua daerah jika dibandingkan data kemarin.

Sumber: Caping.co.id