100 Dokter Wafat Karena Corona, IDI-pun Bersumpah

by -2 views
100 Dokter Wafat
Petugas menyiapkan peti mati untuk orang meninggal karena penyakit coronavirus (COVID-19) di gereja pemakaman Serravalle Scrivia, Italia. Foto: REUTERS / Flavio Lo Scalzo

JPOL – Meski 100 dokter telah wafat dalam tugas penanganan Covid-19, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia tidak akan gentar memerangi virus yang menyerang Indonesia.

“Kami tetap pada sumpah dan janji kami melayani pasien sampai titik darah penghabisan, sampai wabah Covid ini berakhir, sampai ini selesai,” ujar perwakilan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Eva Sri Diana dalam acara peluncuran pusara digital bagi tenaga kesehatan, Sabtu (5/9/2020), dikutip dari Kompas.com.

Dokter terikat pada sumpah dan etika profesi. Oleh karena itu, meski telah ratusan yang gugur, ratusan tenaga kesehatan tidak akan gentar.

Ratusan tenaga kesehatan yang gugur, kata Eva, merupakan bukti bahwa Covid-19 bukanlah konspirasi para dokter.

“Bukan konspirasi kami, para tenaga kesehatan. Tetapi itu adalah fakta yang memang harus kita hadapi bersama,” kata Eva.

Eva meminta masyarakat memercayai dan mendukung tenaga kesehatan untuk menolong sesama.

“Mohon dukung kami. Kami jangan dimusuhi di lapangan. Kami jangan dianggap mencari keuntungan di tengah wabah. Mohon kepada rakyat Indonesia, tolong patuhi protokol kesehatan,” harap Eva.

Dengan mematuhi protokol kesehatan, itu berarti masyarakat tidak menambah beban bagi para tenaga kesehatan.

“Jika terus menerus seperti ini, ini akan berisiko kematian bagi kami. Jika banyak dokter yang sudah meninggal, nakes yang meninggal, nanti siapa lagi yang akan menolong masyarakat?” kata Eva.

Inilah 100 Dokter yang Gugur
Pandemi Covid-19 tidak hanya membuat masyarakat yang terpapar Covid-19 meninggal dunia dalam enam bulan terakhir. Tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan memerangi Covid-19 termasuk di dalamnya.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mencatat sebanyak 100 dokter wafat, sejak Maret hingga Agustus 2020.

“IDI mencatat dokter yang meninggal dunia dengan Covid-19 sudah genap 100 orang,” ujar Halik dalam keterangan tertulis, dikutip dari Kompas.com, Senin (31/8/2020).

Berikut data 100 dokter wafat yang diberikan IDI, berdasarkan rekapitulasi hingga 30 Agustus 2020.

  1. Prof. DR. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM).
  2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI/IDI Jakarta Timur).
  3. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat).
  4. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (IDI Kota Bandung).
  5. dr. Hadio Ali K, Sp.S (IDI Jakarta Selatan).
  6. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor).
  7. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi).
  8. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (IDI Jakarta Timur).
  9. dr. Ucok Martin Sp. P (IDI Medan).
  10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (IDI Prabumulih).
  11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur).
  12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS (IDI Jakarta Pusat).
  13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI).
  14. Dr. Bernadette Sp THT meninggal di RSUP
  15. Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar).
  16. DR. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) (IDI Jakarta Selatan).
  17. Dr Ketty di RS Medistra (IDI Tangerang Selatan).
  18. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan).
  19. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT (IDI Kab. Bekasi).
  20. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ (IDI Jakarta Selatan).
  21. Dr. Karnely Herlena (IDI Depok).
  22. Dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad ( IDI Kota Bandung).
  23. Dr. Sudadi, MKK, SpOK (IDI Jakarta Pusat).
  24. Prof. Dr. H. Hasan Zain, Sp.P (IDI Banjarmasin).
  25. Dr. Mikhael Robert Marampe (IDI Kab. Bekasi).
  26. Dr. Berkatnu Indrawan Janguk (IDI Surabaya).
  27. Dr. Irsan Nofi Hardi Nara Lubis, Sp.S (IDI Medan).
  28. Dr. Boedhi Harsono (IDI Surabaya).
  29. Dr. Soeharno (IDI Kediri).
  30. Dr. Amir Hakim Siregar SpOG (IDI Batam).
  31. Dr. Ignatius Tjahjadi SpPD (IDI Surabaya).
  32. Dr. Esis Prasasti Inda Chaula, SpRad (IDI Tegal).
  33. Dr. Hilmi Wahyudi (IDI Gresik).
  34. DR. dr Heru Prasetya, SpB, SpU (IDI Banjarmasin).
  35. dr. Miftah Fawzy Sarengat (PPDS FK Unair, RS Soetomo, IDI Balikpapan)
  36. dr. Bendrong Moediarso, SpF, SH (IDI Surabaya).
  37. dr. H. Dibyo Hardianto (IDI Bangkalan).
  38. dr. Deny Dwi Yuniarto (IDI Sampang).
  39. dr. Gatot Prasmono (IDI Sidoarjo).
  40. dr. Sukarno (IDI Sidoarjo).
  41. dr. Arief Basuki SpAn (IDI Surabaya).
  42. dr. Herry Nawing SpA (IDI Makassar).
  43. dr. Theodorus Singara SpKJ (IDI Makassar).
  44. dr. Nyoman Sutedja, MPH (IDI Denpasar).
  45. dr. Putri Wulan Sukmawati (PPDS Anak FK Unair/RS Soetomo Surabaya).
  46. dr. Sang Aji Widi Aneswara (IDI Semarang).
  47. dr. Elianna Widiastuti (IDI Semarang).
  48. dr. Agus Pramono (IDI Sidoarjo).
  49. dr Ane Roviana (IDI Jepara).
  50. dr. Sovian Endi (IDI Grobogan).
  51. dr. Pepriyanto Nugroho (IDI Blitar).
  52. dr. Ahmadi NH, Sp.KJ (IDI Semarang).
  53. dr. Zulkiflie Saleh (IDI Banjarmasin).
  54. dr. Abdul Choliq (IDI Probolinggo).
  55. Prof. dr. H. Mgs. Usman Said, SpOG (K) (IDI Palembang).
  56. dr. H. Khiarul Saleh, SpPD (IDI Palembang).
  57. dr. Anna Mari Ulina Bukit (IDI Medan).
  58. dr Herwanto SpB (IDI Kisaran).
  59. dr. Maya Norismal Pasaribu (IDI Labuhan Batu Utara).
  60. dr. Budi Luhur (IDI Gresik).
  61. dr. Deni Chrismono Raharjo (IDI Surabaya).
  62. dr Arif Agoestono Hadi ( IDI Lamongan)
  63. dr. Djoko Wiyono (IDI Surabaya).
  64. Prof. Dr. dr. Andi Arifuddin Djuanna, SpOG (K) (IDI Makassar).
  65. dr. Aldreyn Asman Aboet, SpAN, KIC (IDI Medan).
  66. dr. M. Fahmi Arfa’i (IDI Semarang).
  67. dr. M. Ali Arifin (IDI Sidoarjo).
  68. dr. M. Hatta Lubis, SpPD (IDI Padang Sidempuan).
  69. dr. Elida Ilyas, SpKFR (K) (IDI Jakarta).
  70. dr. I Wayan Westa, Sp.KJ (K) (IDI Denpasar).
  71. dr. Sony Putrananda (IDI Blitar).
  72. dr. H. Muhammad Arifin Sinaga, MAP (IDI Langkat).
  73. dr. Andhika Kesuma Putra, Sp.P (K) (IDI Medan).
  74. dr. Edi Suwasono (IDI Kota Malang).
  75. dr. Ahmad Rasyidi Siregar, SpB (IDI Medan).
  76. dr. HM Syamsu Rizal (IDI Natuna).
  77. dr. Dennis (IDI Medan).
  78. dr. Adnan Ibrahim, SpPD (IDI Makassar).
  79. dr. I Nyoman Sueta (IDI Denpasar).
  80. dr. Paulus Sp.PD (IDI Jakarta Pusat).
  81. dr. Sulis Bayu Sentono, dr., M.Kes., Sp.OT (K) (IDI Surabaya).
  82. Prof. Dr. dr. R. Mohammad Muljohadi Ali, Sp.FK (IDI Malang Raya).
  83. dr. Hery Prasetyo (IDI Blora).
  84. dr. Sriyono (IDI Balikpapan).
  85. dr. Sabar Tuah Barus SpA (IDI Medan).
  86. dr. John Edward Feridol Sipayung (IDI Siantar Simalungun).
  87. dr. Ach. Chusnul Chuluq Ar, MPH (IDI Malang Raya).
  88. dr. Fatoni (IDI Ogan Komuring Ulu). 88. dr. Asriningrum Sp.S (IDI Mataram).
  89. dr. R. Nurul Jaqin SpB (IDI Yogyakarta).
  90. dr. Donni (IDI Deli Serdang).
  91. dr. Adi Rahmawan (IDI Depok).
  92. dr. Riyanto SpOG (IDI Tuban).
  93. dr. Muh. Rum Limpo SpB (IDI Selayar).
  94. dr. Titus Taba SpTHT-KL (IDI Sorong).
  95. dr. H. Edisyahputra Nasution (IDI Samarinda).
  96. dr. I Made Widiartha Wisna (IDI Buleleng).
  97. dr. Nastiti Noenoeng Rahajoe, SpA (K) (IDI Jakarta Pusat).
  98. dr. Daud Ginting, SpPD (IDI Medan).
  99. dr. Aris Sugiharjo, SpPD (IDI Hulu Sungai Tengah).
  100. dr Edwin Marpaung, SpOT (IDI Medan).

“Mari mendoakan tempat kembali yang terbaik bagi almarhum dan almarhumah serta ketabahan kepada keluarga dan kita semua yang ditinggalkan,” tutur Halik.

IDI juga mengajak masyarakat Indonesia berdoa untuk keselamatan, kekuatan dan kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Semoga kita semua diberi kekuatan, kesehatan, dan keselamatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

Sumber: KompasTV