Merasa Dicemarkan, Jimat Akur Lapor ke Polisi

by -15 views
Jimat Akur Laporkan

JPOL – Jimat Akur Lapor Polisi, orang nomor satu di Subang, H. Ruhimat mendatangi Mapolres Subang pada Selasa (15/9/2020). Dengan didampingi H.Agus Masykur Rosyadi selaku wakilnya, keduanya langsung diterima langsung oleh AKBP Teddy Fanani selaku Kapolres Subang.

Maksud dari kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Subang ke Mapolres Subang atau Jimat Akur Lapor Polisi ialah untuk melaporkan adanya oknum gratifikasi dalam proses rotasi, mutasi, promosi di lingkungan pejabat ASN Pemkab Subang. Kedatangan tersbut ke Mapolres Subang didampingi oleh pengacaranya Johnson Panjaitan dan pengacara pemerintah daerah Dede Sunarya dan kawan-kawan.

“Tadinya sih saya imbangin dulu. Ya setelah saya lakukan diskusi dengan pengacara Pemkab, ya biar bagaimanapun saya inginkan terkait hal itu betul-betul zero rupiah saya tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan. Saya hanya sebatas ingin sesuai dengan profesi awalnya, maupun proporsionalnya,” katanya.

Bupati Subang telah melaporkan oknum yang berinisial W, orang ini yang telah memfitnah Bupati Subang terkait gratifikasi dalam proses rotasi, mutasi, promosi di lingkungan pejabat ASN Pemkab Subang.

Menurut H.Ruhimat, dirinya merasa terusik dengan berbagai ungkapan yang tidak mendasar dan adanya oknum yang mengatasnamakan menyangkut rotasi, mutasi, promosi jabatan. Padahal semua yang dilakukan ingin sebatas sesuai dengan profesi dan bekerja secara profesional.

Ditanya soal berapa banyak dugaan pelaku yang terlibat, ditegaskan Ruhimat, dirinya belum mengetahui namun sudah ada kode nama  dan inisial hingga nomer Whatshaap yang bisa dijadikan bahan oleh polres Subang untuk selanjutnya dilakukang tindakan penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut soal ini.

“Ada Inisial W, dia mengaku orang dekat bupati. Saya tidak kenal. Intinya saya tidak mau soal rotasi, mutasi, dan promosi itu menggunakan uang alias zero,” ungkapnya.

Pengacara Bupati Subang, H. Ruhimat, Johnsen Panjaitan melaporkan secara resmi pihaknya sudah melaporkan apa yang sudah terjadi pada bupati.

“Bukti-bukti sudah kuat, kita akan secara langsung konsolidasi dengan seluruh aparat penegak hukum yang ada di Subang untuk tahap awal ini,” katanya.