8 Buruh Subang Terkonfirmasi Positif Covid-19

by -0 views
Juru bicara satuan tugas Covid 19 Kabupaten Subang, dr. Maxi (tengah) saat memberikan keterangan pers

Subang, JPOL– 8 orang buruh di Kabupaten Subang, terkonfirmasi positif covid 19, hal tersebut diungkapkan juru bicara satuan tugas Covid 19 Kabupaten Subang, dr. Maxi kepada para wartawan di halaman gedung DPRD Subang, Jum’at (23/10/2020).

Menurut Maxi, ke 8 orang buruh tersebut, merupakan bagian dari 15 orang yang terkonfirmasi positif covid 19 hingga Jum’at (13/10/2020).

“Penambahan 15 kasus positif Covid-19 hari ini berasal dari delapan Kecamatan, yaitu Kecamatan Patokbeusi; Pabuaran; Pagaden; Cipeundeuy; Cipunagara dan Jalancagak,” jelas Maxi.

jumlah ke 15 orang tersebut, menurut Maxi, sebanyak 7 orang berasal dari Kecamatan Pusakanagara; 1 dari Patokbeusi; 1 dari Jalancagak; 1 dari Pagaden; 1 dari Pabuaran dan 1 orang dari Cipeundeuy.

“Sedangkan untuk Tambakdahan ada 2 orang dan 1 dari Cipunagara,” tambahnya.

Maxi menambahkan, pihaknya tidak mengetahui secara persis apakah delapan buruh yang terkonfirmasi positif Jum’at (23/10/2020) ikut unjukrasa penolakan UU Cipta Kerja atau tidak?!.

Yang pasti, menurut Maxi, kelima belas orang yang terkonfirmasi positif covid-19 merupakan hasil tracking yang dilakukan beberapa hari lalu.

“Hasil penambahan 15 kasus ini merupakan dari swab massal ketika Satgas Covid-19 melakukan tracking, jadi kita tidak mengetahui mereka ikut demo atau tidak karena tidak sampai menanyakan ke arah sana,” jelas Maxi.

ilustrasi swab (eko)

Untuk mendeteksi dini penularan Covid-19, Satgas Covid-19 akan memberikan 100 buah VTM swab bagi setiap Puskesmas yang berada di Kabupaten Subang secara gratis. Diharapkan deteksi dini yang dilakukan melalui puskesmas dapat mencegah kalster baru di Kabupaten Subang.

Dengan adanya penambahan jumlah orang terkonfirmasi positif
Covid-19, maka menambah panjang jumlah kasus positif covid 19 di Kabupaten Subang. Kini, total yang terkonfirmasi positif di Kabupaten Subang menjadi 295 kasus.

Dari 295 kasus tersebut, menurut Maxi, 23 orang meninggal dunia dan 247 dinyatakan sembuh.

“Sehingga total yang masih positif hingga hari ini berjumlah 25 orang, 13 orang isolasi mandiri di rumah karena tanpa gejala dan 12 orang lainnya dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Penulis: @agusekoms
Editor: Agus Eko MS