Kritik Fadli Zon Pada Hadi Tjahjanto: Anda Masih Belum Mengerti Demokrasi

oleh
Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) dan Fadli Zon (kanan)
capture photo Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) dan Fadli Zon (kanan) /Instagram/ @hadi.tjahtjanto & @fadlizon

JPOL – Kritik Fadli Zon Pada Hadi Tjahjanto: Anda Masih Belum Mengerti Demokrasi – Fadli Zon yang merupakan anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra, telah melayangkan sebuah kritikan tajam, yang ditujukan untuk Panglima TNI Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto,

Dalam cuitannya tersebut dirinya ia mengkritik pernyataan panglima TNI yang menganggap bahwa media sosial saat ini dijadikan sebuah alat propaganda yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

Bahkan dengan tegas Kritik Fadli Zon menyebut bahwa pernyataan Panglima TNI tersebut tidak cerdas dan masih belum belum mengerti demokrasi.

“Pernyataan yg tdk cerdas dr seorg Panglima TNI. Masih blm mengerti demokrasi,” cuitnya.melalui akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 22 November 2020.

Kritikan Fadli Zon terhadap pernyataan Panglima TNI tersebut ditanggapi pro dan kontra dari para pengguna twitter lainnya.

Ada yang mendukung pernyataan Fadli Zon, ada juga yang malah mengkritik balik pernyataan Fadli Zon dan membela Panglima TNI.

“Medsos itu sifatnya netral, bs utk kebaikan maupun keburukan. Bisa utk dakwah, propganda smp dg penipuan. Kenapa yg disorot sbg media propagandanya ?? Bukankah banyak jg media propaganda ??Lebay,” komentar akun @cuantastix.

“Terlalu diperbuas celotehan masyarakat dimedaos disebut Propaganda , prooaganda itu biasa dilalakukan oleh negara, seperti Amerika membuat propaganda bahwa Irak mempunyai senjata pemusnah masal yg mengancam kehidupan manusia sedunia, gitu,” komentar @Mupti6.

“Saya pikir bukan pernyataan Panglima TNI yg tidak cerdas, tp statement anda yg tidak cerdas. Kita semua tau apa yg ada di media sosial,” cuit akun @DoniSus40466640.

Dikutip dari PMJnews.com, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sebelumnya telah menyampaikan bahwa Kemajuan teknologi khususnya perangkat berbasis internet dan media sosial, mendapat sorotan khusus dari Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hal tersebut menurut Panglima TNI, menjadikan seluruh negara perlu menciptakan aturan kehidupan di dunia maya.

Lantaran, dampak pengguna media sosial dan segala aktivitas di dunia maya, menurut Panglima TNI dapat secara instan mempengaruhi keutuhan negara, karena dimanfaatkan sebagai media propaganda.

“Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada Sabtu, 21 November 2020.