Sampah Menumpuk, Kasomalang Bergerak

oleh

Subang, JPOL- Mengatasi sampah yang menumpuk dan mencemari saluran air disepanjang ruas jalan Kasomalang-Jalancagak, komunitas PEPELING, membuat gebrakan Kasomalang Bergerak, Sabtu (5/12/2020).

“Ini bentuk keprihatinan kami, dalam 6 bulan terakhir, terlihat jelas hamparan hijau daun teh sepanjang jalur protokol Kasomalang – Jalancagak tercemari oleh tumpukan-tumpukan sampah di pinggir perkebunan teh yang bersebelahan dengan jalan raya,” ujar Ketua Pemuda Peduli Lingkungan (PEPELING) Subang, Budi Hermawan.

Menurut Budi, akibat sampah yang menumpuk itu pula, membuat saluran drainage hampir di sepanjang jalur tertutup.

Aksi warga bersihkan saluran air

Lain dari itu, tambah Budi, adanya pemanfaatan hasil alam yang berlebihan serta tidak dilakukannya reklamasi, membuat banyak lahan menjadi tidak produktif.

“Ini terjadi di Dusun Suniaraja Desa Sagalaherang Kaler Kecamatan Sagalaherang Kabupaten Subang,” jelasnya.

Karena hal tersebut, Budi menghimpun para aktivis serta para aparatjr sipil negara, untuk bergerak mengatasi faktor-faktor yang berpotensi merugikan lingkungan hidup.

“Jumlahnya ada 300 orang, kami tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan aksinya,” tambah Budi.

Dengan adanya kegiatan tersebut, Budi dan rekan-rekannya berharap, dapat memotivasi masyarakat sadar lingkungan dan sadar bahwa kebersihan itu tidak cukup hanya dilingkungan sendiri tetapi juga dilingkungan sekitarnya.

“Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini, merupakan kegiatan rutin, yang dilaksanakan oleh PEPELING dan bekerjasama dengan CSR PT. Tirta Investama Aqua Subang,” jelas Budi.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Subang dari Partai Persatuan Pembangunan, yang juga pembina PEPELING, Ahmad Buhori menyerahkan bibit tanaman, untuk ditanam di areal yang mengalami kerusakan.

“Di tengah masa pandemi Covid – 19 ini, kita juga jangan lupa akan kebersihan lingkungan, karena sampah menumpuk di ruas jalan protokol Kasomalang- Jalancagak, maka para pemuda PEPELING Subang Indonesia, Bergerak bersama Masyarakat dan  lembaga kemasyarakatan, membersihkan areal jalan ini,” jelas Buhori.

Ahmad Buhori (kanan) menyerahkan bibit Akasia kepada Ketua BPD Sagalaherang Kaler.

Aksi bersih-bersih tersebut direspon positif oleh pejabat Muspika setempat. Camat Kasomalang, Rahmat Hidayat mengatakan, aksi PEPELING yang merangkul seluruh elemen masyarakat merupakan ide cerdas.

“Saya sangat mendukung kegiatan ini, semoga dapat menjadi inspirasi untuk masyarakat dalam mewujudkan Subang Jawara,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Jalancagak, AKP. Supratman berharap, agar aksi bersih-bersih dilakukan kontinue.

“Kegiatan ini jangan sampai berhenti disini, tapi harus berkesinambungan,” harapnya.

Sedangkan Danramil Cijambe, Kapt. M. Safrudin memberikan support, bahwa aksi bersih-bersih salahsatu bentuj pengabdian.

“Ini merupakan aksi yang luar biasa, sebagai garda terdepan Pelestari lingkungan dan pengabdian kepada Negara,”tegasnya.

Penulis: Deni Odo Brisik
Editor: Agus Eko MS