Pembunuhan Anak di Subang, Polisi: Doakan Agar Kasus Ini Segera Terungkap

by
Kriminal
Ilustrasi Grais Kriminal

SUBANG, JPOL – Polisi minta doa agar kasus dugaan pembunuhan anak di Subang yang jasadnya terbungkus kardus mi instan dan karung di area perkebunan teh Jalan Raya Subang-Bandung, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, segera terungkap.

Petugas bertekad segera menangkap pelaku yang sudah berbuat keji terhadap korban.

“Kasusnya masih dalam penyelidikan. Doakan biar secepatnya terungkap,” kata Kapolsek Jalan Cagak, Kompol Supratman, seperti yang dilansir dari iNews, Selasa (19/1/2021).

Dari hasil visum sementara, kata dia, korban pembunuhan anak di Subang itu mengalami luka akibat penganiayaan di bagian kepala, juga ditemukan adanya tanda kekerasan seksual. Hingga kini identitas korban belum diketahui.

“Jadi saat ditemukan itu, di bagian dalam mayat dibungkus plastik dan kain kemudian dimasukan ke dus mi instan dan dimasukan lagi ke karung. Saat dibuka korban setengah bugil, hanya mengenakan kaos atas dan tidak mengunakan celana,” tuturnya.

Polisi masih mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengungkap kasus tersebut, seperti meminta keterangan warga sekitar dan juga melakukan autopsi termasuk meneliti sidik jari pada barang-barang yang digunakan untuk membungkus jasad tersebut.

Jasad mayat perempuan yang diperkirakan berusia 7 tahun itu kini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan autopsi lanjutan, setelah sebelumnya dibawa ke RSUD Subang.

Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat tersebut berawal dari bau busuk yang menyengat di area perkebunan teh di sekitar Jalan Raya Subang-Bandung, Kampung/Desa Sarireja, Kecamatan Jalan Cagak, Subang, Minggu (17/1/2021) pagi.

Ternyata bau busuk itu berasal dari karung yang berisi kardus mi instan. Setelah dibuka di dalam kardus itu terdapat jasad dan warga langsung melaporkannya ke polisi.

Fakta-fakta Bocah Korban Pembunuhan Keji di Jalancagak:

Mayat Ditemukan Dalam Karung
Mayat anak perempuan ditemukan warga terbungkus dus mie instan dan karung di jalan raya Subang-bandung tepatnya di Kampung Sarireja, Desa Sarireja, Kecamatan Jalancagak, Subang, Minggu pagi (17/1/2021). Mayat tersebut petamakali ditemukan oleh warga yang curiga karena tercium bau busuk.

Identitas Korban Belum Diketahui
Hingga Senin (18/1/2021) Polisi belum mengantongi identitas anak korban pembunuhan. Bocah malang ini diprediksi berumur 5 tahun, rambut sebahu dan berjenis perempuan.

Visum Sementara Tengkorak Kepala Korban Pecah
Kapolsek Jalancagak, Kompol Supratman mengatakan hasil visum sementara, bocah tanpa identitas berusia sekitar 5 tahun itu diduga korban kekerasan seksual. Bahkan polisi mendapati tengkorak kepala bagian atas kanan pecah.

“Korban kini dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu untuk di outopsi, tapi hasil visum sementara korban mengalami luka di bagian kepala dan tanda kekerasan seksual,” ujar Kompol Supratman.

Korban diotopsi di RS Bhayangkara Indramayu
Untuk mendapatkan kesimpulan valid, bocah malang ini diotopsi di RS Bhayangkara Indramayu

“Perkembangan masih dalam proses penyelidikan, sementara masih menunggu hasil otopsi korban, identitas korbannya juga belum diketahui,” kata Kasat Reskrim Polres Subang AKP Wafdan Muttaqien

Polisi Minta Warga Lapor Jika Kehilangan Anak
Untuk memudahkan penyelidikan, AKP Wafdan meminta, orang tua yang merasa kehilangan putrinya dengan ciri-ciri rambut sebahu dan berusia di bawah tujuh tahun untuk segera melapor ke pihak kepolisian.

“Jadi masyarakat yag merasa kehilangan anak perempuan, usia kurang 7 tahun, rambut sebahu, bisa menghubungi Polres Subang,” pungkasnya