Santunan BPJS Untuk Ahli Waris Diberikan Langsung oleh Kang Jimat

oleh

SUBANG, JPOL – Bupati Subang, H. Ruhimat memberikan santunan kepada keluarga ahli waris peserta BPJS ketenagakerjaan yang telah meninggal dunia di kantor desa Rancaudik, Rabu (24/02/2021).

Santunan jaminan kematian yang diberikan kepada peserta BPJS atas nama Saepudin Zuhry yang merupakan RW (perangkat desa) Rancaudik sebesar Rp. 42.000.000,- diserahkan secara simbolis oleh kang Jimat. Selain itu diberikan pula santunan jaminan kecelakaan kerja sebesar Rp. 172.223.920,-

Jaminan hari tua Rp. 9.527.860,-
Jaminan pensiun berkala sebesar Rp. 356.600,-/bulan atas nama Daheni Karyawan PT. Tae kwang Industrial Indonesia yang meninggal karena kecelakaan serta tanggungan biaya pendidikan berupa beasiswa bagi putri almarhumah hingga kuliah.

Dalam kesempatan tersebut kepala BPJS Subang Esra Nababan mengucapkan rasa terima kasih nya kepada pemerintah Kabupaten Subang khususnya Bupati Subang H. Ruhimat yang telah berkenan memberikan santunan secara simbolis kepada 2 orang ahli waris peserta Jamsostek yaitu karyawan PT. Taekwang yang meninggal karena kecelakaan kerja dan Perangkat desa Rancaudik yang ternyata almarhum adalah seorang RW yang oleh kepala desanya telah didaftarkan mengikuti jamsostek sehingga hari ini ahli warisnya bisa mendapatkan santunan tersebut. “Terima kasih dalam kegiatan ini kami juga mendapat dukungan dari disnaker Subang” ujar esra yang berharap pula kedepan ada regulasi dari pemerintah daerah Subang baik berupa perbup atau perda yang menjadi dasar perlindungan masyarakat yang bekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan sehingga seluruh honorer/non ASN di Subang dapat terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Kabid pembinaan perlindungan ketenagakerjaan disnaker Subang Mukhsin Nuryadin terbukti dengan berbagai santunan yang diberikan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan saat ini baik berupa Jaminan kematian maupun jaminan kecelakaan kerja dapat membantu meringankan beban serta perlindungan kepada ahli waris yang ditinggalkan. “Kami mendorong dan berupaya agar berbagai pihak bisa bekerja sama dalam memberikan perlindungan kepada para tenaga kerjanya” ujar Mukhsin.

Sementara itu dalam kesempatan tersebut kang Jimat memberikan apresiasi kepada kepala desa Rancaudik atas inisiatifnya mendaftarkan perangkat desanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga saat ini ahli waris almarhum mendapatkan santunan jaminan kematian. “bisa menjadi inspirasi, saya pun berharap bisa seperti pa kades rancaudik menjadikan seluruh honorer/non ASN terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedang kita upayakan bersama mekanismenya” ujar kang Jimat.

Hadir pula dalam acara tersebut mendampingi kang Jimat kadisnaker, kadinsos Kabupaten Subang, Camat beserta unsur Muspika Tambakdahan dan para kepala desa di wilayah Tambakdahan.