Sindikat Pemalsuan KTP di Bali Berhasil Diringkus

oleh

DENPASAR, JPOL – Aparat Direktorat Polairud Polda Bali mengungkap kasus sindikat pemalsuan KTP di Pelabuhan Benoa, Pesanggaran, Pedungan, Denpasar Selatan. Dua orang ditangkap, Bambang (56) dan I Wayan Supardita (42) saat sedang transaksi KTP palsu ke anak buah kapal (ABK) dan para penduduk pendatang.

Direktur Direktorat Polairud Polda Bali, Kombes Toni Ariadi, Kamis (8/4/2021) mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berdasarkan informasi masyarakat. Kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan pemantauan. Pada Kamis 25 Maret 2021 sekitar pukul 12.00, petugas menangkap tersangka Bambang di Jalan Ikan Tuna II, Pelabuhan Benoa. “Saat dilakukan penggeledahan, dari tangan Bambang diamankan belasan KTP palsu yang akan diberikan ke pemesannya yakni ABK,” ungkap Toni.

Selanjutnya, sambung Toni, tersangka Bambang asal Cilacap, Jawa Tengah itu digiring ke kosnya di Jalan Sesetan Gang Ikan Belut, Densel. Dari kamar kos tersangka, kembali diamankan sejumlah KTP palsu pesanan. “Setelah pemesannya mengirimkan foto melalui WhatsApp, Bambang menyuruh tersangka I Wayan Supardita mencetak. Jadi mereka berdua ini adalah komplotan,” ucapnya.

Kemudian dari keterangan Bambang, petugas menangkap tersangka I Wayan Supardita di rumahnya di Jalan Waturenggong, Densel, Senin 29 Maret 2021. “KTP palsu yang mereka jual seharga Rp 200 ribu per keping. Selain KTP, mereka juga memalsukan Kartu Keluarga dan ijazah. Masih kami lakukan pengembangan,” tegasnya. (WHY)