Ahli Epidemologi Menilai Larangan Mudik 2021 Punya Tujuan yang Sangat Baik

oleh
Ilustrasi Mudik
Ilustrasi Arus Lalu Lintas

JPOL – Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik 2021 bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Kebijakan larangan mudik 2021 ini diharapkan akan bisa mencegah warga Indonesia untuk melakukan mudik.

Terkait larangan mudik 2021, ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr. Yudhi Wibowo mengutarakan pandangannya.

Dia menuturkan larangan mudik 2021 adalah kebijakan yang strategis untuk bisa mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19.

“Kebijakan larangan mudik sangat strategis untuk mengurangi mobilitas penduduk. Tujuannya sangat baik, semata-mata untuk mencegah lonjakan kasus dan kematian karena Covid-19,” katanya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Meski adanya larangan mudik 2021, dia mengharapkan agar masyarakat tetap melaksanakan ibadah bulan Ramadhan dengan khusyuk.

“Hari Raya Idul Fitri juga masih bisa diisi dengan silaturahmi secara virtual, apalagi saat ini sudah banyak teknologi yang mempermudah masyarakat untuk saling bersilaturahmi melalui virtual,” katanya.

Dia menilai, ibadah Ramadhan yang diakhiri dengan Idul Fitri akan tetap bisa maksimal dengan silaturahim dengan cara virtual.

“Inilah salah satu cara kita semua beradaptasi dengan kondisi pandemi, silaturahim secara virtual saya rasa tidak akan mengurangi kekhidmatan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri,” katanya.

Untuk itu dia meminta masyarakat, khususnya yang berada di perantauan, untuk tidak mudik guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat yang berada di perantauan sebaiknya tidak mudik dulu, taati peraturan pemerintah terkait larangan mudik,” katanya.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani berbagai aktivitas sehari-hari.

“Karena pandemi belum berakhir maka masyarakat masih tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, jangan sampai kendur,” katanya.

Sementara itu dia juga mengatakan bahwa operasi tertib masker dan penegakan protokol kesehatan harus terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Operasi yustisi, operasi tertib masker dan penegakan protokol kesehatan perlu terus dilakukan secara intensif agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Untuk itu dia mengapresiasi langkah dari berbagai instansi, seperti TNI/Polri hingga satpol PP yang terus gencar melakukan operasi tertib masker.

“Operasi yustisi yang selama ini terus gencar dilakukan perlu diapresiasi,” katanya.