Paripurna DPRD Subang Bahas Pengantar Bupati Subang Pelaksanaan Raperda APBD 2020

oleh
Rapat Paripurna DPRD Subang
Rapat Paripurna DPRD Subang

SUBANG, JPOL – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang mendengar pembacaan Nota Pengantar Bupati Subang atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggung-jawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.

Rapat tersebut digelar di Gedung Paripurna DPRD Jalan Dewi Sartika Subang, Senin (14 Juni 2021).

Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda didampingi Wakil Ketua I Hj. Elita Budiati dan Wakil Ketua II H. Aceng Kudus.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi beserta Sekda Subang H.Asep Nuroni dan perwakilan unsur Forkopimda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Subang dan tamu undangan lainnya tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Subang menyampaikan bahwa dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan kondisi keuangan global yang belum stabil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang sangat bersyukur telah menyelesaikan proses audit atau pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Subang Tahun Anggaran 2020.

Pemeriksanaan atas LKPD Kabupaten Subang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dengan hasil yang memuaskan, yaitu Kabupaten Subang yang tetap mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sebagai siklus akhir dari pengelolaan keuangan, lanjut Kang Akur (panggilan akrab Wabub Subang), menjadi kewajiban bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menyampaikan laporan pertanggung-jawaban yang salah satunya adalah untuk menentukan perhitungan sisa lebih perhitungan APBD Tahun Anggaran 2020

“Kita bersyukur pada saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Subang telah menyelesaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tepat pada waktunya. Meskipun situasi Tahun 2021 masih terdampak dari terjadinya pandemi yang belum berakhir sehingga dapat memoengaruhi proses audit BPK-RI,” ujar Kang Akur.

Selanjutnya Wabub Subang mengatakan, sesuai dengan amanat undang-undang laporan keuangan tersebut, bentuk laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sudah menggunakan Basis Akrual yang didasarkan kepada Permendagri Nomor 64 tahun 2013.

Laporan juga telah dikonversi sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan yang telah dilengkapi dengan neraca dan laporan realisasi anggaran, laporan operasional, laporan perubahan ekuitas qanaah laporan arus kas laporan perubahan saldo anggaran lebih dan catatan atas laporan keuangan.

Jumlah sisa lebih perhitungan anggaran meningkat dari tahun anggaran sebelumnya. Hal tersebut merupakan salah satu dampak dari revolusi belanja sebagai salah satu komitmen pemerintah baik pusat maupun daerah untuk melakukan efisiensi pada pengeluaran atau belanja yang selanjutnya akan dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Subang yang telah memenuhi kewajiban-kewajibannya baik dalam membayar pajak maupun retribusi daerah serta kewajiban lainnya yang tentunya memberikan arti penting kepada keberhasilan pembangunan di Kabupaten Subang,” tutur Wabub Subang.

Demikian pula kepada semua pihak yang telah ikut mendukung dan memberikan partisipasi untuk mensukseskan seluruh program dan kegiatan yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020.

“Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Subang,” tutup Agus Maskur Rosyadi.[Rls]