3 Rekor yang Sudah Tercipta di Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020

oleh
Pemain timnas putri Brasil, Marta, saat mencetak gol pembuka pada laga pertama fase grup sepak bola Olimpiade Tokyo 2020 kontra China di Stadion Miyagi, Jepang, Rabu (21/7/2021) sore WIB.(AFP/KOHEI CHIBAGARA)

JPOL – Rangkaian pertandingan pada matchday pertama fase grup sepak bola Olimpiade Tokyo 2020, baik putra maupun putri, telah rampung digelar.

Dalam persaingan sepak bola putri, sejumlah tim berhasil mengawali langkah dengan hasil positif.

Britania Raya, Brasil, Swedia, Australia, dan Belanda, adalah tim-tim yang mampu memetik kemenangan pada matchday pertama fase grup sepak bola putri Olimpiade Tokyo 2020 ini.

Di samping itu, tentu ada beberapa tim yang harus memulai perjuangan dengan hasil mengecewakan.

Juara dunia sepak bola wanita, Amerika Serikat, adalah salah satu tim yang merasakan pahitnya kekalahan saat baru memulai perjuangan.

Datang sebagai tim unggulan, Amerika Serikat secara mengejutkan takluk 0-3 dari Swedia.

Hasil mengecewakan itu sekaligus menghentikan rekor 44 laga tak terkalahkan milik Amerika Serikat.

Pada laga berikutnya, mereka perlu memetik poin guna menjaga peluang lolos ke 8 besar.

Sementara itu, dalam persaingan sepak bola putra, sejumlah tim mampu melahirkan kejutan.

Meksiko berhasil mengalahkan juara dunia Perancis dengan skor telak, 4-1.

Langkah mengejutkan Meksiko kemudian disusul oleh Australia yang berhasil mengalahkan Argentina lewat dua gol tanpa balas.

Di samping itu, Mesir mampu menahan imbang Spanyol dengan skor kacamata alias 0-0.

Hasil ini pun terbilang mengejutkan karena Spanyol sejatinya diperkuat oleh sejumlah pemain yang sebelumnya tampil pada Euro 2020 seperti kiper Unai Simon, Pau Torres, Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, hinga wonderkid Barcelona, Pedri Gonzalez.

Di tengah sederet hasil mengejutkan, Brasil selaku peraih medali emas pada Olimpiade Rio 2016 sukses memenangi partai akbar kontra Jerman.

Brasil yang membawa pemain senior seperti Dani Alves mampu mengalahkan Jerman dengan skor 4-2.

Penyerang Everton, Richarlison, menjadi bintang kemenangan Brasil berkat hattrick atau tiga gol yang ia bukukan.

Adapun laga Brasil vs Jerman itu sekaligus menutup rangkaian matchday pertama fase grup sepak bola Olimpiade Tokyo 2020.

Dalam keberjalanannya, matchday pertama fase grup sepak bola Olimpiade 2020 ini juga melahirkan sejumlah rekor.

Melansir dari laman resmi Olympic, berikut tiga rekor yang telah tercipta di cabang olahraga sepak bola Olimpiade Tokyo 2020:

  1. Pemain pertama yang mencetak gol dalam lima laga Olimpiade beruntun

Rekor pertama berhasil dipecahkan oleh bintang timnas putri Brasil, Marta.

Pada matchday pertama fase grup sepak bola putri, dia berhasil mencetak dua gol dan membantu timnas putri Brasil menang 5-0 atas China.

Kini, Marta pun mengukir rekor sebagai pemain pertama, baik putra maupun putri, yang mencetak gol dalam lima laga Olimpiade secara beruntun.

  1. Pesepak bola putri pertama yang tampil di tujuh edisi Olimpiade

Marta bukan satu-satunya pemain Brasil yang mengukir rekor pada matchday pertama fase grup sepak bola putri kontra China.

Rekan setimnya yang kini telah menyentuh usia 43 tahun, Formiga, juga mampu mencatatkan rekor gemilang.

Formiga resmi menjadi pemain putri pertama yang ikut serta dalam tujuh edisi Olimpiade berbeda.

Gelandang Sao Paolo itu membuat debutnya di timnas Brasil saat berusia 17 tahun di Piala Dunia 1995 dan telah bermain di setiap edisi Olimpiade sejak sepak bola putri dipertandingan pada Olimpiade Atlanta 1996.

  1. Gol terbanyak dalam satu pertandingan sepak bola putri Olimpiade

Timnas putri Belanda mencuri perhatian berkat kemenangan besar yang mereka petik atas debutan Olimpiade, Zambia.

Belanda mengakhiri perlawanan Zambia dengan skor sangat telak, yakni 10-3.

Mereka pun mengukir rekor dengan mencetak gol terbanyak yang pernah dibuat oleh satu tim dalam pertandingan sepak bola putri Olimpiade.

Striker Arsenal, Vivianne Miedema adalah aktor utama di balik pencapaian tersebut.

Pada laga kontra Zambia, Vivanne mencetak empat gol dan membuktikan kualitasnya sebagai top skor dalam sejarah timnas putri Belanda.

Sumber: Kompas.com