Kondisi Kesehatan Tukul Arwana Memprihatinkan, Kini Tengah Jalani Fisioterapi

oleh

JPOL – Presenter dan Komedian Tukul Arwana sudah lama tak terlihat di layar kaca, pembawa acara Bukan Empat Mata itu kin tengah terbarng sakit dan sempat dikabarkan mengalami pendarahan otak, kini ia harus duduk di kursi roda dan menjalani fisio terapi.

Sebuah video beredar menunjukkan aktivitas sang komedian menjalani perawatan usai sakit.

Kabar terbaru dari Tukul Arwana, menyentuh hati para netizen.

Baru-baru ini, beredar video yang menunjukkan kondisi terkini Tukul Arwana pasca menjalani operasi.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @insta_julid, Selasa (11/01/2022), terlihat Tukul Arwana yang sedang duduk di kursi goyang.

Anak-anak Tukul Arwana nampak menghampiri sang ayah yang tengah duduk dan menciumnya.

Kondisi Tukul Arwana memang masih belum kembali seperti sedia kala. Dia saat ini juga nampak lebih kurus.

Saat makan, Tukul Arwana juga harus dibantu oleh keluarga, karena kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari masih terbatas.

Di video tersebut, Tukul Arwana terekam tengah menjalani fisioterapi.

Fisioterapi merupakan bagian dari perawatan lanjutan yang masih harus dijalaninya.

Masih Sulit Berkomunikasi

Meskipun telah berangsur membaik dalam hal fisik, namun kini presenter One Man Show itu masih sulit untuk berkomunikasi.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh manajer Tukul Arwana, Rizki Kimon.

“Untuk komunikasi sendiri memang untuk bicara belum optimal,” kata Rizki Kimon saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2022).

Kendati demikian, Tukul Riyanto masih terus menjalani terapi wicara untuk mengoptimalkan komunikasinya.

“Tapi kungkin nanti ditunjang dengan fisoterapi wicara, insyaallah Mas Tukul akan lekas membaik dan bisa bicara,” ungkap Rizki Kimon.

Sementata untuk saat ini Tukul masih tetap melakukan komunikasi lewat anggota tubuhnya.

“Komunikasi masih sama, oke ngangguk, tetapi setidaknya pemahaman beliau membaik,” tutur Kimon.

Selain itu, memori pengingat pada Tukul pun kian membaik, hal itu pernah dibuktikan saat beberapa rekan artis menjenguk pria yang lahir di Purwosari, Semarang itu.

“Masih(ingat) bahkan beberapa rekan artis yang menjenguk pun, rekan artis, rekan media juga, beliau langsung paham siapa kecuali pakai masker ya, bingung ini siapa tapi kalau lepas masker langsung paham. Masih mengenali,” tutup Rizki Kimon.

Sekilas Tentang Fiisoterapi Seperti yang Dijalani Tukul

Pasca operasi, Tukul Arwana diketahui mengalami stroke, sehingga geraknya menjadi terbatas dan perlu fisioterapi.

Kondisi Tukul Arwana kini menunjukkan hasil yang positif usai menjalani pengobatan terapi.

Baru-baru ini video yang menunjukan komedian itu tengah berolahraga merupakan bagian dari pengobatan terapi yang biasanya ia lakukan untuk mempercepat penyembuhan ya.

Bahkan Tukul saat ini harus menjalani pengobatan terapi menggunakan robot.

“Itu sebenernya olahraga bagian terapi dari klinik. Jadi itu memang disebutnya fisioterapi, tetapi robotik. Jadi memang dibantu oleh robot,” kata Rizki Kimon, dikawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

“Ada lagi yang tangan itu juga sistem robotik juga sih. Jadi, sistem robotik membantu mas Tukul pemulihannya lebih cepat,” sambungnya.

Fisioterapi robotik itu telah dilakukan orangtua Ega Prayudi sejak Desember 2021 awal. Sehingga terhitung sampai saat ini Tukul telah me jalani terapi robotik selama satu bulan lamanya.

“Fisioterapi yang di klinik itu, yang robotik itu kurang lebih sekarang hampir satu bulan, mulai dari Desember awal sih sudah mulai dijalankan sama Mas Tukul,” ujarnya.

Melansir NHS.uk, Selasa (11/01/2022), fisioterapi bertujuan untuk memulihkan gerakan dan fungsi, pada orang yang mengalami cedera, kecacatan, atau penyakit.

Selain mengembalikan fungsi dan gerakan seperti sebelumnya, fisioterapi juga berguna untuk mencegah risiko cedera atau penyakit yang sama terulang di kemudian hari.

Fisioterapi dapat dilakukan oleh kelompok usia berapapun dan dengan kondisi kesehatan seperti berikut:

  1. Cedera di tulang, sendi, dan jaringan lunak yang ada di leher, pundak, dan punggung.
  2. Otak atau sistem saraf, seperti masalah gerakan akibat stroke, multiple sclerosis (MS) atau penyakit Parkinson.
  3. Perawatan setelah serangan jantung.
  4. Perawatan usai menjadi pengobatan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dan fibrosis kistik.

Fisioterapi yang dijalani Tukul Arwana, dapat meningkatkan kemampuan fisik dan membantu mencegah cedera.

Tukul Arwana pada September 2021 lalu, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON).

Dia sempat tidak sadarkan diri dan memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Tukul Arwana pun harus menjalani operasi akibat pendarahan otak yang dialaminya.

Pasca operasi, Tukul Arwana diperbolehkan pulang dengan catatan tetap melakukan check up dan perawatan, seperti fisioterapi.

Sumber: TribunNews