Ini Penjelasan Ketua Satker BOS Disdikbud Subang Terkait Lambatnya Pencairan Dana Yang Dikeluhkan Puluhan Sekolah Dasar

oleh

Subang,JPOL-Bantuan Operasional Sekolah atau BOS adalah bantuan pendidikan berbentuk dana yang diberikan kepada sekolah dan madrasah untuk kepentingan nonpersonalia.

Saat ini Di Kabupaten Subang Sendiri Ada Puluhan Sekolah Dasar (SD) Dan SMP Yang mengeluhkan lambatnya pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun ini.

Menurut Ketua Satker BOS dan Juga Menjabat sebagai Sekertaris Disdikbud Subang Dr.H.Aep Saepudin,M.Pd,Saat di wawancarai Media Mengungkapkan Jika keterlambatan tersebut memang benar adanya.

“Memang benar kalau untuk sekolah yang Belum cair Dana BOS nya itu terhitung SMP Ada 5(lima),sedangkan SD ada 116(seratus enam belas),ini.bermula saat penilaian analisis dari Kementrian yang menyalurkan anggaran Dana Bos ini di sinyalir ada Sekolah Sekolah yang belum tersalur itu di 2021 Ada SPJ yang belum Terlaporkan atau belum Terselesaikan”

Ketua Satker Menambahkan kalau Ini hanya Warning saja Tetapi Dinas Pendidikan Sudah Membuat Rekonsilasi baik dengan Irda kemudian Dpkad dan Hasilnya Sudah dilaporkan ke Kementrian Dan Sudah Berangsur Ketika sekolah itu sudah menyelesaikan kewajibannya terkait Dengan SPJ

“Sehingga berangsur sudah ada yang cair,Salah Satu Contoh SMP yang 5(lima) itu sudah cair dan SD juga sudah ada yang Cair tinggal yang merasa belum cair Segera Selesaikan untuk SPJ nya”

“Tetapi untuk SMP sekarang Sudah Cair Semua Kalau SD Sekitar 50 dari total 116 itu mungkin juga Hari ini ada juga Ada yang Cair,Jadi berlanjut ketika SD tersebut sudah beres prihal laporan SPJ nya ya itu langsung tersalurkan.mudah mudahan di minggu ini semua sudah tersalurkan”