Viral Kakek Pengemis yang Sering Pukul Kaca Mobil di Indramayu Kini Pindah ke Cirebon

oleh

JPOL – Setelah viral karena aksinya di Indramayu, kakek pengemis yang hobi pukul kaca mobil kini dilaporkan sudah berpindah tempat.

Masih di daerah Jawa Barat, kakek tersebut dilaporkan terlihat di daerah Cirebon pada Minggu, 7 Agustus 2022 kemarin.

“Bapak Viral kini sudah berpindah ke Kota Cirebon, sehat selalu pak,” kata keterangan unggahan, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Instagram @indramayuterkini, Senin, 8 Agustus 2022.

Dalam video yang beredar, terlihat si kakek tengah berada di tengah-tengah kerumunan kendaraan yang berhenti di lampu merah.

Dia pun berjoget-joget kecil sambil menghampiri kendaraan roda empat yang berada di lokasi tersebut.

Sebelumnya, aksi seorang kakek pengemis di Indramayu, Jawa Barat, membuat resah para pengendara jalan.

Bukan tanpa alasan, para pengendara, terutama mobil, merasa terganggu dengan apa yang dilakukan si kakek demi mendapatkan uang.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat kakek tersebut tampak menghampiri sebuah mobil pribadi berwarna merah.

Dia kemudian berbicara dengan pengguna mobil, tetapi tampaknya tidak digubris sehingga berakhir memukul-mukul kaca di hadapannya.

Kakek pengemis yang meresahkan pengendara di Indramayu, Jawa Barat, memberikan klarifikasi atas tingkahnya.

Dia pun menuturkan alasannya sampai nekat memukul kaca mobil milik pengendara jika tidak diberi uang.

“Nggak ngasih! Kalau ngasih mah Rp500 perak nggak apa-apa,” ujar si kakek.

Ternyata, dia merasa malu jika sudah menghampiri pengendara dan meminta-minta tapi tidak diberi uang.

“Saya malu kalau nggak ngasih tuh,” kata si kakek.

“Ngasih mah Rp500, Rp200 nggak apa-apa,” tuturnya menambahkan.

Belakangan diketahui bahwa kakek pengemis tersebut memiliki penghasilan fantastis, yakni mencapai Rp300.000 dalam sehari.

“Sehari Rp300.000,” kata si kakek.

Dia bahkan mengaku mendapatkan jumlah yang lebih fantastis lagi ketika mengemis di wilayah Jakarta.

“Kalau waktu di jakarta, saya dapat Rp1,5 juta (per hari),” tutur si kakek.

Jika dalam sehari dia bisa mendapatkan Rp300.000, berarti dalam satu bulan dia bisa memiliki penghasilan menyentuh angka Rp9 juta.

via PRFM News