Nama Masuk Daftaran Hitam Di Bank,Kelompok Tani Di Desa Manyingsal Meradang

oleh

Subang,JPOL-Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sejahtera Tani Lestari Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara yang mendapatkan KUR tahun 2019 dari Bank Jabar Banten (bjb) berujung malang.

Setelah menjadi penerima KUR, sekitar 20 petani dari Sejahtera Tani Lestari tersebut BI Checking-nya malah buruk. Sehingga Para Petani tidak bisa mengajukan kredit ke bank lain.

Seperti diketahui, pada tahun 2019 lalu, para petani di Subang ini mendapatkan KUR dengan total sekitar Rp 5 miliar.

Namun Menurut salah satu anggota Gapoktan Sejahtera Tani Lestari, Rudi Hartono mengungkapkan bahwa para petani selain BI checking nya buruk, mereka juga tak menerima manfaat dari dana KUR yang telah diajukan untuk para petani tebu.

Pada tahun 2019, Gapoktan Sejahtera Tani Lestari bekerjasama dengan PG Rajawali II untuk mengajukan MoU kredit usaha rakyat dengan Bank bjb.

“Kami pada tahun 2018 -2019 kami mengikuti program tanam tebu dengan dibiayai KUR. Sumber dananya dari Bank BJB, ” ungkapnya, Selasa (9/8/2022).

Namun dalam perjalanan, kata Rudi sebelum panen, dari 200 hektar yang bekerjasama 120 hektar diantaranya terbakar.

“Kami tidak menerima manfaat dari MoU yang sudah diajukan,” katanya. Malahan, kata Rudi sampai saat ini kelompok tani yang mengajukan KUR BI chekingnya malah jelek.

Sementara itu, Divisi Penyalur Kredit BJB Cabang Subang, Fahmi mengatakan untuk KUR tahun 2019 yang disalurkan kepada Gapoktan Sejahtera Tani Lestari dalam satu tahun sudah lunas,Adapun untuk BI Cheking, kata Fahmi, pihaknya tidak mengetahui.